Rahasia Strategi Pemasaran di Media Sosial I

Dalam strategi pemasaran di media sosial merupakan suatu ringkasan dari segala sesuatu yang Anda harus rencanakan untuk dapat dilakukan serta apa saja yang akan Anda raih di media sosial. Hal yang hendak Anda raih tersebut dapat memandu mengenai apa saja yang harus dilakukan serta diberitahukan, apakah kegiatan usaha tersebut dapat efektif ataupun tidak, sukses atau tidak. Untuk setiap postingan, komentar, like, serta balasan yang harus mengarahkan kepada tujuan awal Anda. Semakin besar spesifik mengenai strategi Anda, maka eksekusinya akan pula semakin efektif. Dan sebaiknya pula jangan membuat suatu rencana yang sangat kompleks ataupun terlalu luas, karena hal ini akan mendapatkan hasil yang justru tidak dapat diukur. Maka dari itu, di bawah ini terdapat 8 langkah mudah dalam membuat rencana strategi pemasaran di media sosial.


Tentukanlah Tujuan Awal Strategi Pemasaran Media Sosial Yang Cocok Dengan Tujuan Bisnis
Cara yang pertama untuk dapat membuat strategi yaitu dengan cara menetapkan tujuan dan target sasaran. Tanpa adanya tujuan, maka Anda tidak akan dapat memiliki cara dalam mengukur kesuksesan ataupun laba dari investasi (ROI). Pastikanlah setiap tujuan yang harus spesifik, terukur, dapat diraih (realistis), relevan, serta dengan jangka waktu. Hal ini diharapkan dapat memandu hal apa yang harus dilaksanakan agar mengarah terhadap hasil yang nyata.

Pakailah Metrik Terhadap Hasil Yang Akurat
Metrik yang kelihatan seperti jumlah retweet ataupun like, sangat mudah untuk dapat dilacak, akan tetapi sangat sulit untuk dapat membuktikan nilai yang sesungguhnya. Untuk itu, fokus saja dahulu terhadap target sasaran seperti lead generation, atau web referrals, bahkan conversion rate. Anda juga dapat membuat daftar tujuan yang berbeda-beda untuk media sosial yang berbeda, bahkan dalam penggunaan yang berbeda dari semua media sosial. Contohnya sebuah produk dengan menggunakan iklan berbayar untuk dapat membangun suatu brand awareness, akan tetapi untuk mengukur engagement dengan cara organic social post.

Pastikan bahwa Anda telah menyelaraskan tujuan-tujuan yang tadi dengan cara keseluruhan pemasaran strategi. Kondisi seperti ini akan dapat membuatnya lebih mudah untuk Anda dalam menunjukkan hasil dari pekerjaan. Anda juga dapat memulai dalam mengembangkan rencana setiap strategi pemsaran media sosial dengan cara menentukan setidaknya 3 (tiga) tujuan untuk media sosial.

Pelajarilah Hal Keseluruhan Mengenai Audiens
Untuk dapat mengetahui siapa sajakah audiens, atau pelanggan ideal, serta apa yang akan mereka lihat di media sosial merupakan sebuah kunci untuk dapat membuat konten yang mereka sukai, atau mereka komentari, bahkan mereka bagikan. Hal ini juga cukup penting apabila Anda hendak mengubah suatu followers di media sosial menjadi pelanggan dalam bisnis Anda. Anda juga dapat mencoba membuat suatu persona audiens. Anda juga dapat memanfaatkan kondisi ini untuk dapat memikirkan siapa audiens yang berpotensi untuk menjadi pelanggan. Informasi tersebut pula dapat membantu Anda dalam memikirkan apa yang harus ditawarkan ke mereka.

Janganlah membuat asumsi, seperti halnya memperkirakan bahwa Facebook merupakan jaringan yang lebih baik dalam menjangkau suatu generasi Baby Boomers. Akan tetapi untuk angka-angka menunjukkan Millenial masih mampu melebihi jumlah Baby Boomer pada platform tersebut. Analitik media sosial juga dapat memberikan berbagai informasi penting mengenai siapa followers, dimanakah mereka berada, bahasa yang mereka gunakan, hingga bagaimana cara mereka berinteraksi dengan sebuah merek Anda di media sosial. Informasi seperti ini memungkinkan Anda dalam memperbaiki strategi atau menargetkan iklan media sosial dengan lebih baik.

Lakukan Suatu Riset Terhadap Kompetitor
Para pesaing Anda mungkin telah menggunakan media sosial dalam mengiklankan produk mereka, oleh sebab itu, Anda sebaiknya juga dapat mempelajari mengenai hal yang sedang mereka lakukan. Riset ini memungkinkan Anda untuk dapat memahami siapakah  pesaing Anda dan apa-apa saja yang telah mereka lakukan dengan cara baik dan cara kurang baik. Anda juga dapat lebih memahami dengan baik apa-apa saja yang diinginkan oleh para pelanggan dalam dunia industri yang Anda geluti. Kondisi seperti ini akan dapat membantu Anda dalam menetapkan target media sosial Anda sendiri.

Riset seperti ini juga dapat membantu Anda dalam menemukan peluang. Misalnya saja salah satu pesiang Anda lebih fokus bahkan dominan di Facebook, akan tetapi tidak banyak melakukan interaksi melalui Twitter ataupun Instagram. Maka Anda lebih baik harus fokus pada jaringan yang dimana audiens Anda kurang berinteraksi, daripada mencoba untuk dapat memenangkan hati audiens dari media soaial yang digunakan oleh kompetitor.

BERITA LENGKAP DI HALAMAN BERIKUTNYA

Halaman Berikutnya